
Saat diri ini mendapati semuanya tak sesuai dengan yang diingini,,
saat hati ini mendapati orang lain punya semua yang aku inginkan,
yang mungkin seharusnya lebih layak aku dapatkan..
how lucky they are?
and how pity i am?
Hanya saat iri dan egois merangkai, aku ingin apa yang mereka punya..
sedangkan aku saja belum cukup mensyukuri apa yang telah kudapat dariNya..
Menurutmu?










Terkadang….Seseorang tidak pernah menyadari apa yg dia miliki sampai sesuatu yg dimilikinya itu telah hilang dari genggaman….namun terkadang hal inilah yang dapat membuat kita menjadi manusia yg dapat menghargai sesuatu….
hidup ini bukanlah tentang siapa layak dan siapa yg tidak layak….tapi hidup ini adalah tentang bagaimana kita berjuang mendapatkan sesuatu dgn waktu yang kita miliki dalam hidup ini, dan bagaimana kita bisa membuat perbedaan yg berarti jika pada akhirnya kesempatan itu datang (lagi) serta bagaimana kita bisa menjaganya dengan segenap hati seakan2 hal itu bisa hilang (lagi)…
coz life is very short and there is no time to pity your self…so,,get up and stand for what u must earn and fight for it….(same thing as love…)
hmmm..jadi inget lagunya greenday yg judulnya time of ur life nih….
maap kalo lebay….
hanya sekedar berbagi pengalaman pribadi…
Coba tundukkan pandangan aja.. Kan semua orang ada ujiannya masing-masing. Yakin deh semua itu sudah dibuat puzzle-puzzle sama Sang Khaliq… Jadi terima diri kita apa adanya dan berjalan tegap untuk berkarya di rentang waktu kita.
Semangat (gym)
Perasaan itu memang kerap ada, kita manusia dengan segudang keinginan dan ego yang kadang-kadang mengalahkan logika. Tetap mengingat DIA, mensyukuri semua yang dianugerahkanNya. Masih banyak yang tidak cukup beruntung seperti kita…
Perbedaan adalah hikmah dan Allah sudah menetapkan satu sama lainnya sesuai kadarNya
Yaa tampaknya mbak perlu belajar bersyukur meski itu pemberian kecil tapi kalo dinikmatin itu terasa besar dan berkah
Allah Maha Menyayangi makhluk-Nya. Pasti semua ada maksudnya. Jika kita diberikan lebih, mungkin kita tidak bisa mengembannya, dan yang terjadi adalah kehancuran. Percayakan bahwa apa yang terjadi merupakan kehendak-Nya.
wang sinawang kalo orang tua bilang
karena terkadang hidup gak perlu memilih..
jalani ajaalaahh…
karena hati terlalu capek tuk mikirin itu semua
lebih baek menutup mata.. n rasakan helaan nafas
karena dengan nafas itulah… kita masih bisa bersyukur
bersyukur dengan apha yang sudah kita dapatkan,,,,
karena belum tentu yang menurut kita baik… baik juga menurut yang diatas,,,,
chayooo sis…..
mbak ucriet apa kabar?
Halooo crietz…lama tak jumpe……Minal aidin wal faidzin yaaahhhhhh
crit…
Berbeda2 tapi tetep satu
*halahh*
Iri hanya diperbolehkan kepada orang yang berilmu, agar kita berusaha menjadi seperti mereka, iri kepada orang yang iman dan taqwanya hebat agar kita juga bisa meniru mereka.
Iri2 yang lain sebaiknya dihindari karena bisa merusak diri.
Syukuri yang ada, jangan menghtung yang belum ada,
Salam hangat dari Surabaya.
ucriiit.. numpang ber komen ria..hehehe..
kalo ririn, berusaha mikir simpelnya.. kita hidup untuk beribadah dan memberi manfaat untuk orang lain, bukan untuk memikirkan “apa yg seharusnya kita dapatkan” apalagi “membandingkan dengan milik orang lain”.. ilmu ikhlas walopun paling susah dipelajari, tp paling pnting.. dengan ikhlas,smuanya jd menenangkan hati.. InsyaAllah kita senantiasa ikhlas menjalani kehidupan ya.. amin..